[Recaps] I Miss You Episode 9


Akhirnya aku kembali ke dunia ketiga, my dramalands. Aku berusaha keras untuk meluangkan waktuku hingga akhirnya aku berhasil menuliskan rekap ini. It’s such a crowded week. Dan yang pasti I Miss You mulai membuka tabir misterinya. Diakhir episode 7, aku benar-benar dibuat ragu, benarkah Lee So Yeon menjadi pembunuhnya. Ini benar-benar episode yang menguras air mata. Good Yoochun , kau melakukan banyak adegan mengis di drama ini. Satu yang masih menjadi pertanyaan, kenapa penulis tidak mengungkap karakter Eun Joo secara mendetail bahkan ini sudah setengah jalan tetapi Eun Joo jarang diekspos.

Jung Woo terkejut setengah mati setelah mengetahui bahwa Su Yeon adalah si pengendara mobil. Ia kembali teringat akan masa lalunya ketika teman-teman sekelasnya mengejek Su Yeon si nomor 27. Mereka takut dengan Su Yeon karena mengira Su Yeon akan membunuh orang-orang di sekitarnya. Lalu Jung Woo bergegas pergi dengan mobilnya, tiba-tiba salah seorang detektif melintas didepannya, dan hampir saja ia menabrak temannya itu. Jung Woo tersadar bahwa kepolisian telah mencurigai Zoe sebagai tersangka. Di pinggir jalan Jung Woo melakukan pencarian sidik jari Zoe di mobilnya. Ia berpikir dengan gaya khasnya (menggigit pensil, so cute) lalu teringat Zoe pernah menyentuh pintu mobilnya. Ia segera mengambil sidik jari tersebut dengan peralatannya.

Di, kantor polisi, serombongan pasukan yang dipimpin oleh detektif kepala bergegas untuk menangkap Zoe. Jung Woo menelpon detektif kepala, mengingatkan agar tidak memperbesar masalah ini dan ia sendiri yang akan menangkap Zoe. Sistem GPS memberi tahu rombongan polisi bahwa Detektif Jung Woo menuju Shinsa-dong. Han Jung Woo yang sudah berada ditempat parkir mengambil pistol dan borgol di bajunya, lalu meletakkan di laci mobil. Jung Woo menuju ruangan pesta Harry. Seraya berjalan Jung Woo tergiang perkataan Su Yeon “Aku tidak akan membunuh siapapun” lalu ia menjawabd dalam hati, “Aku tahu itu”.

Jung Woo melihat Zoe sedang duduk dan melihat the evil daddy juga menghadiri pesta itu. The Evil daddy memperhatikan Zoe yang sedang memegang liontin kalungnya, sayangnya Harry (yang mengetahui itu) mengajak Zoe beralih dari tempat duduknya. Seorang wanita memanggil Zoe, Zoe pun mencari arah datangnya panggilan itu hingga ia dan Harry menyadari kedatangan Han Jung Woo. Mereka bertiga hanya saling tatap lalu Jung Woo melangkah mendekati Zoe dan Harry yang ternyata hanya melewati mereka. Jung Woo menghampiri dan menyapa the evil daddy. Tiba-tiba Harry memanggilnya dengan sebutan Detektif Han dan membuat the evil daddy terkejut. Jung Woo ingin mengobrol dengan Harry tetapi the evil daddy menyela dan bertanya haruskah ia menunggu lagi. Akhirnya Harry memutuskan pergi ke ruangan lain untuk membicarakan bisnis dengan the evil daddy.

Jung Woo yang sendirian memperhatikan Zoe yang sedang menyapa tamu. Zoe menatap kesal terhadap Jung Woo yang memperhatikan dirinya. Zoe yang sibuk menyapa tamu lalu mencari keberadaan Jung Woo yang menghilang, tiba-tiba Jung Woo sudah berada di belakang nya dan membuka tangannya. (Membuka tangan seperti saat menghalangi angin berembus ke arah Su Yeon). Terang saja Zoe menghentak Jung Woo dengan menyebut “detektif Han” akan tetapi Jung Woo memperkenalkan dirinya sebagai Han Jung Woo yang berusia 29 tahun dan menanyakan kepada Zoe,”apakah aku tidak keren”. Flash back ketika Jung Woo menghalangi hembusa angin untuk Su Yeon dan berkata,”Jangan menangis, karena hembusan angin, matamu jadi berair.

Detektif Jung mengirimin sms kepada Jung Woo dan mengingatkannya agar tidak bersikap gegabah. Jung Woo tahu bahwa polisi sedang menuju ke lokasi pesta. Jung Woo lalu mengikuti Zoe yang sedang menelpon Harry, Jung Woo merebut ponsel Zoe dan mengatakan bahwa Zoe adalah tersangka pembunuhan. Terang saja Zoe shock. Zoe mengatakan bahwa itu bukan dirinya dan Jung Woo menjawab bahwa ia tahu hal tsb. Zoe berusaha mencari Harry namun Jung Woo menghentikannya dan meminta Zoe mempercayainya. Zoe tetap memanggil-manggil Harry hingga akhirnya datang dan memeluk Zoe yang ketakutan. Jung Woo hanya terdiam melihat kejadian itu. Harry memarahi Jung Woo atas apa yang dilakukan Jung Woo terhadap Zoe, tiba-tiba rombongan polisi datang. Demi menyelamatkan Zoe, Jung Woo merebut tangan Zoe dari tangan Harry dan berkata, “Kau sekarang ditahan atas pembunuhan Kang Seun Deuk”. Harry kaget tetapi ia meminta Zoe untuk bertahan dan mempercayainya. Rombongan polisi mendekati mereka bertiga sehingga membuat Jung Woo berkata bahwa ia yang akan membawa Zoe ke kantor polisi. Akhirnya Jung Woo membawa paksa Zoe, sementara Harry hanya terdiam membisu melihat Zoe. (Ooh poor Han Jung Woo!!)

Di kediamannya, the evil daddy mencurigai Zoe dan menanyakan siapa Zoe kepada sekretaris Nam apalagi Zoe terlibat pembunuhan Kang Seun Deuk. Itu sangat mengganggunya. Sekretaris Nam menjawab bahwa Zoe adalah desainer terkenal dari Perancis dan ia akan mengatur jadwal pertemuan dengan Harry lagi. The Evil daddy berkata agar sekretaris Nam bertindak secara tepat tidak pasif seperti saat Hyun Joon melarikan diri. Jika demikian sekretaris Nam tidak bisa lari dari the evil daddy.

Diluar ruangan kerja the evil daddy, ibu tiri sudah menanti sekretaris Nam untuk menagih janji (untuk mempertemukannya dg Harry). Sekretaris Nam berkata bahwa ia sudah menyampaikannya kepada Harry. Ah Reum yang duduk di anak tangga membawa boneka beruangnya mengagetkan ibunya dan mengingatkan ibunya agar tidak terlibat dengan sekretaris Nam jika tidak ingin ditusuk dari belakang.

Ibu Su Yeon sedang mengepel lantai, merasa resah. Ia memanggil Eun Joo agar menelpon Jung Woo. Eun Joo tidak mau menelpon Jung Woo karena ia sedang marah dengan Jung Woo. Ibu Su Yeon lalu menelpon detektif Joo tetati detektif Joo menjawab bahwa dia sedang sibuk dan terburu-buru saat ini. Lalu menutup telponnya.

Jung Woo dan Su Yeon tiba di di seberang kantor polisi. Di dalam mobil mereka berbicara sejenak

Jung Wo    : pemeriksaannya tidak akan lama

Zoe              : Aku tahu, dimana Harry ? Berikan ponsel ku! Aku perlu berbicara kepada Harry.

Jung Woo    : Tidak bisa, ponselmu disita

Zoe                 : Detektif Han!!!!

Jung Woo  : Kamu mungkin membencinya, tapi kamu perlu mendengarkan apa yang aku katatakan. Kenakan ini (sambil memberikan sebuah jaket) aku biasanya tidak biasa meminjamkannya. Karena aku sudah menaruh mantra “tidak terlihat” pada jaket ini. Jangan berpikiran lain, banyak wartawan di sana.

Lalu Jung Woo keluar dari mobilnya dan menunggu Su Yeon di luar mobil. Su Yeon teringat masa 14 th silam ketika ia bertanya apa mimpi Jung Woo. Kala itu Jung Woo menjawab dia tidak punya mimpi tetapi hanya ingin menjadi orang yang tak terlihat. Sehingga tak seorang pun melihatnya sehingga tidak akan ada orang yang tidak menyukainya. Ia hanya terlihat hanya untuk Su Yeon.

Jung Woo mengintip ke dalam mobil sehingga Su Yeon menghapus air matanya. Jung Woo lalu membuka pintu, mengatakan kepada Zoe bahwa ia sangat keras kepala. Jung Woo memegang tangan Zoe untuk mengajaknya keluar tetapi Zoe menolak dan akhirnya keluar sendiri. Jung Woo memakaikan jaketnya kepada Zoe tetapi Zoe menolak namun pada akhirnya Zoe mau.

Ahjumma cleaning service memanggil Jung Woo. Jung Woo meminta ahjumma CS untuk mengantar Zoe ke kantor polisi agar tidak tertangkap wartawan. Jung Woo yang masih tinggal kembali teringat diary Su Yeon, “Jika telinga mu terasa geli berarti berarti itu aku sedang memanggil namamu. Coba bentangkan tangan mu, whoosh angin berhembus. Itu aku sedang memegang tanganmu dengan erat. Jangan menangis meskipun itu menyakitkan. Aku akan selalu berada disisimu. Lee Su Yeon, yang tidak nampak, hanya nampak kepada Jung Woo.”

Polisi sedang menjaga para wartawan agar tidak mengambil gambar, sementara Zoe yang menutup mukanya dan ahjumma melintasi kerumunan wartawan. Melihat Zoe yang gemetaran, ahjumma bertanya “apakah Zoe membunuh pria itu. Tentus saja tidak jika detektif Han mengatakan tidak maka tidak. Jung Woo adalah calan menantunya jadi jangan memandangnya. Jangan gemetar seperti itu, nanti mereka bisa mengira kau benar-benar membunuhnya. Hanya kita berdua saja, membunuh penjahat seperti bukanlah dosa. Jika aku ibu dari korbannya aku akan membunuhnya dan memasaknya menjadi makanan. Kau sungguh cantik. Ini pertama kalinya aku melihat orang cantik selain putriku. Jangan menangis.”

Di ruang pemeriksaan, Zoe gemetar. Detektif Joo dan detektif kepala menanyainya, “Saat malam kejadian, kau terekam sedang memarkirkan mobilmu. Kami juga melihat rekaman CCTV ttg kecelakaan didekat penjara saat kau menabraknya.” Detektif Joo mengingatkan detektif kepala agar jangan terlaulu keras. Ia lalu menawari Zoe segelas minuman. (untuk mengambil sisik jarinya). Zoe berusaha mengambil gelas minuman dengan tangan gemetarnya tapi tidak jadi, membuat detektif Joo kecewa. Sementara Jung Woo berlari menuju ruang pemeriksaan. Detektif kepala kembali bertanya kepada Zoe, “saat melihat Kang seun Deuk kau terlihat sangat shock, ini bukan pertama kalinya kau melihatnya, bukan?” pertanyaan ini membuat Zoo tambah gemetar sehingga Zoe akhirnya mengambil minuman di depannya. Jung Woo yang menuju pemeriksaan terhenti saat Harry memanggilnya. Jung Woo menjelaskan kepada Harry kronologi sehingga bisa membuat Zoo tertangkap. Ia meminta Harry segera memanggil pengacaranya, tetapi si pengacara masih berada di Hongkong.

Jung Woo sampai di ruang pemeriksaan dan meminta kepada detektif kepala agar dia saja yang melakukan wawancara. Dia tidak akan menganggap kasus ini sepele. Sementara Zoe teringat kejadian penculika saat Kang Seung Deuk melakukan pelecehan seksual terhadap Zoe. Zoe kemudian berkata, “apa yang salah, dia seharusnya dibunuh.” Jung Woo dan detektif kepala terkejut. Zoe melanjutkan perkataanya, “mengapa Jung Woo begitu resah jika ia tidak menangkap tersangka aslinya. Aku membaca di Koran bahwa gadis sma itu terlantar. Orang seperti itu memang harus dibunuh. Apakah hanya aku yang berpikir demikian.”

Detektif Joo menelpon detektif kepala dan mengatakan bahwa sidik jari Su Yeon yang diambil 14 thn lalu berbeda dengan sidik jari Zoe, Zoe bukan Su Yeon.

Harry berada di ruang tunggu, menyandarkan kepalanya ke tongkatnya yang bertuliskan ‘save us God” (dlm bhs perancis). Zoe masih berada di ruang pemeriksaan bersama Jung Woo. Zoe diminta menuliskan keterangan jika Zoe ingin keluar. Tetapi ia meminta ia agar mereka berbicara saja karena sepertinya Jung Woo sudah bosan. Jung Woo mengatakanjika berbicara maka semua akan terekam dan peryataan yang tidak koheren bisa membuat Zoe jd tersangka.

Zoe        : “kau sepertinya hanya ingin melihat Su Yeon, makanya ketika hari kejadian kau datang ke rumah ku dan memintaku memanggil namamu. Apakah kau mengetesku? Apakah kau akan menangkapku jika aku Lee Su Yeon, anak seorang pembunuh. Jika aku Lee Su Yeon kau tidak perlu mencari bukti lagi.”

Jung Woo    : “kenapa kau berpikir salah seperti itu, jika mereka anak pembunuh bukan berarti mereka pembunuh, meskipun mereka terluka mereka tidak selalu membunuh. Su Yeon tidak akan membunuh siapapun.”

Zoe        : Jika aku adalah Lee Su Yeon, maka orang yang pertama kali aku bunuh adalah kau.”

Jung Woo    : Jika kau membunuhku, aku masih ingi kau menjadi Lee Su Yeon.

Detektif kepala meminta mereka berhenti dan tidak membuang-buang waktu. Dan mengatakan bahwa Harry telah menjaminnya bahkan kedutaan besar perancis juga menjamin Zoe tidak akan melarikan diri.

Zoe menghampiri Harry dan mengajak pulang sementara Jung woo melihat dari kejauhan. Ketika hendak pulang mereka berpapasan dengan ibu Su Yeon dan membuat Zoe menyembunyikan wajahnya. Tetapi ibu Su Yeon melihat Jung Woo, ia baru menyadari keberadaan Zoe saat Zoe dan Harry melintas didepannya, membuatnya terus memperhatikan Zoe.

Jung Woo berlari melintasi ibu Su yeon yang menyembunyikan muka. Jung Woo melihat Zoe dan Harry masuk mobil dan mengatakan ” Kau terluka ketika melihatku, maafkan aku. Aku akan menunggu mu. Hapuslah ingatan buruk.”

Sesampainya di rumah, Harry dan Zoe melihat rumah mereka berantakan, ternyata polisi telah mengobrak-abrik rumah mereka untuk mencari ponsel Zoe. Zoe meminta agar merapikan ruangannya dilakukan esok hari. Ia lelah dan menuju kamarnya. Di dalam kamar ia teringat ucapan Jung Woo “Jika kau membunuhku, aku masih ingin kau menjadi Lee Su Yeon” dan membuatnya menangis tersedu-sedu. Sementara berada di luar kamar Zoe mendengar tangisan Zoe dengan miris.

Jung Woo berusaha menconcokan sidik jari Zoe dengan sidik jari Su Yeon, terhenti ketika Ibu Su Yeon menghampirinya untuk memberinya bekal makan. Saat makan Jung Woo mengatakan, “ketika Su Yeon berjalan ia berjalan mundur agar ia dapat melihat wajahku, ia hanya akan melihatku. Jika bukan karena sesuatu ia akan datang padaku. Karena dia ingin melihatku. Jadi aku akan menunggu.”

Harry berada di kamarnya sedang chatting dengan seseorang dan Harry berterimakasih telah mengganti sidik jari Zoe. Ia juga menginginkan rencana pembalasan kepada Han Tae Jun segera dilaksanakan. Harry lalu melihat rekaman CCTV saat polisi menggeledah rumahnya. Hal ini membuatnya marah.

Ibu Su Yeon mengundang detektif Joo ke rumahnya dan memberinya kimchi. Ternyata Ibu Su yeon ingin mendapatkan informasi dan alamat Zoe dari detektif Joo. Sementara di kantor polisi, Jung Woo mendapatkan foto dari pelaku pembunuhan yang sedang mengambil uang di bank. Tiba-tiba Harry datang dan mengajaknya berbicara. Mereka berbicara di ruan pemeriksaan.

Jung Woo     : Apakah Zoe baik-baik saja?

Harry         : Zoe sangat shock bahkan ia menangis di dalam kamarnya.

Jung Woo    : aku merasa buruk mendengarnya.

Harry        : Aku mengatakan itu agar kau merasa demikian.

Harry ingin mereka bertiga menjadi teman, tetapi Jung Woo menolaknya karena ia jatuh cinta kepada Zoe. Menurut Harry apakah karena Zoe mirip Lee Su Yeon. Jung Woo menjawab bahwa selain mukanya yang berbeda, lainnya terlihat sama. Ia meminta Harry memberikan satu alasan Zoe bukan Su Yeon jika ia menemukannya suatu saat nanti.

Ibu Su Yeon mendatangi rumah Harry dan Zoe, tetapi ia bingung darimana ia masuk. Ia hampir saja pergi ketika Zoe akan keluar dengan mobilnya. Zoe menghentikan mobilnya di depan pintu gerbang. Ibu Su Yeon menghampirinya, tetapi Zoe menyembunyikan wajahnya. Ibu Su Yeon terkejut dan menangis ketika mengamati wajah Zoe dari luar mobil.

One thought on “[Recaps] I Miss You Episode 9

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s